Akuntansi Untuk Utang Obligasi

Akuntansi Untuk Utang Obligasi

Guna memperagakan akuntansi untuk obligasi, beberapa kasus akan mengilustrasikan situasi pelaporang yang berbeda. Dalam situasi ini, obligasi diterbitkan pada tanggal obligasi dan pada awal tahun fiscal. Tiga suku bunga efektif yang berbeda. Informasi Umum : Obligasi diterbitkan pada tanggal obligasi, awal tahun fiskal. Pada tanggal 1 Januari 2008, Ridwan Company, menerbitkan surat hutang $100.000, 7%, tertanggal 1 Januari 2008, bunga akan dibayar setiap 31 desember.

Obligasi tersebut jatuh tempo pada tanggal 31 Desember 2012. Situasi A = suku bunga efektif = 7% Situasi B = suku bunga efektif = 6% Situasi C = suku bunga efektif = 8% Jawab: Situasi A : Obligasi dijual pada nilai nominal, suku bunga pasar dan ditetapkan 7% Harga = $100.000 (PV, 7%,5) + $100.000 (0,7) (PVA, 7%,5) $100.000 (0,71299) + $7.000 (4,10020) = $100.000 Ketika obligasi diterbitkan, penerbit mencatat nilai jatuh tempo obligasi dalam hutang obligasi, yaitu akun kewajiban jangka panjang.

Dalam kasus ini, nilai jatuh tempo sama dengan jumlah yang dibayar oleh pemegang obligasi. Ridwan Company membuat ayat jurnal berikut selama masa obligasi : 1 Januari 2008 – Menerbitkan Obligasi: Kas 100.000 – Hutang obligasi – 100.000 31 Desember 2008 – 2012 – Pembayaran bunga: Beban Bunga 7.000 – Kas – 7.000 31 Desember 2012 – Jatuh tempo obligasi: Hutang Obligasi 100.000 – Kas – 100.000 Beban bunga untuk obligasi yang diterbitkan pada nilai nominal sama dengan jumlah pembayaran bunga. Nilai buku obligasi tetap $100.000 hingga jatuh tempo.

Perubahan selanjutnya dalam suku bunga pasar diabaikan untuk tujuan ayat jurnal. Obligasi yang jatuh tempo segera dibatalkan guna mencegah penerbitan kembali. Situasi B : Obligasi dijual pada harga Premium, suku bunga pasar = 6% Harga = $100.000 (PV, 6%,5) + $100.000 (0,7) (PVA, 6%,5) $100.000 (0,74726) + $7.000 (4,21236) = $104.213 Obligasi dijual pada premium karena obligasi tersebut membayar suku bunga pokok yang melebihi tingkat hasil (yield rate) atas obligasi yang sama. Premium awal sebesr $4.213 dicatat dalam premium hutang obligasi, yaitu akun penilaian ajun yang menaikkan kewajiban obligasi bersih (akun ajun mempunyai pengaruh terbalik dengan akun kontra).

Nilai sekarang (yang sama dengan nilai buku) pada tanggal penerbitan ($104.213) adalah jumlah yang, jika diinvestasikan oelh perusahaan penerbit pada suku bunga efektif, memenuhi semua pembayaran yang diwajibkan pada penerbitan obligasi tersebut, termasuk nilai nominal. Ayat jurnal jurnal yang dibuat untuk mencatat penerbitan ini : 1 Januari 2008 – Menerbitkan obligasi: Kas 104.213 Hutang Obligasi – 100.000 Premium hutang obligasi – 4.213 Total beban bunga sepanjang jangka waktu penerbitan obligasi sama dengan total pembayaran kas yang diwajibkan oleh obligasi (nilai nominal dan bunga) di kurangi harga penerbitan agregat. Total beban bunga tidak sama dengan total bunga kas apabila obligasi dijual pada premium atau diskonto, seperti yang ditunjukkan untuk Ridwan Company (situasi B): Nilai nominal $100.000 Total bunga kas 5 tahun 35.000 Ttl pembayaran kas yg diwjibkn obligasi $135.000 Harga penerbitan 104.213 Total b.bunga selama jw obligasi $ 30.787 Ridwan Company akan menerima $4.213 yang lebih besar dari nilai nominal pada saat penerbitan tetapi hanya akan membayar nilai nominal pada saat jatuh tempo. Oleh karena itu, suku bunga efektif lebih kecil dari suku bunga kontrak, dan total beban bunga untuk Ridwan Company sepanjang jangka waktu obligasi lebih kecil dari total bunga yang dibayarkan. Setelah penerbitan, premium atau diskonto sepenuhnya diamortisasi sepanjang jangka waktu obligasi sehingga nila buku bersih sama dengan nilai nominal pada saat jatuh tempo. Premium yang diamortisasi akan mengurang beban bunga periodik relative terhadap bunga yang dibayarkan, dan diskonto yang diamortisasi akan menaikkan beban bunga. Sementara kewajiban obligasi bersih sama dengan nilai nominal ditambah premium obligasi yang belum diamortisasi atau dikurangi diskonto obligasi yang belum diamortisasi. Metode Amortisasi Premium dan Diskonto Terdapat dua metode amortisasi premium dan diskonto obligasi: Metode Bunga dan Metode Garis Lurus. Ayat jurnal berikut menggambarkan penerapan dua metode tersebut terhadap obligasi Ridwan Company : Keterangan Metode Bunga Metode Garis Lurus 31 Desember 2008 Beban Bunga Premium hutang obligasi Kas $100.000(0,07) 6.253* 747 – – – 7.000 6.157 843** – – – 7.000 31 Desember 2009 Beban Bunga Premium hutang obligasi Kas $100.000(0,07) 6.208*** 792 – – – 7.000 6.157 843 – – – 7.000 * $104.213(0,06) ** $4.213/5 tahun *** ($104.213 – $747)(0,06) Tabel 1. Metode Amortisasi Premium & Diskonto obligasi Menurut metode bunga, obligasi diungkapkan dalam bagian kewajiban jangka panjang di neraca Ridwan Company per 31 desember 2009 sebagai berikut: Hutang obligasi $100.000 Premium hutang obligasi yang belum diamortisasi 2.674 Nilai buku bersih hutang obligasi $102.674 Beban bunga menurut metode bunga adalah produk dari suku bunga efektif (6 persen) dan saldo kewajiban bersih pada awal periode. Oleh karena itu beban bunga adalah beban bunga konstan dari nilai buku awal. Investor akan menerima kembali bagian dari investasi awal pada setiap pembayaran bunga. Tabel amortisasi seringkali disiapkan untuk mendukung ayat jural obligasi. Tabel tersebut memberikan semua data yang diperlukan untuk ayat jurnal sepanjang masa obligasi dan s

Pos-pos Terbaru