BI Jabar Mencatat 34 KUPVA BB Telah Memiliki Ijin

BI Jabar Mencatat 34 KUPVA BB Telah Memiliki Ijin

BI Jabar Mencatat 34 KUPVA BB Telah Memiliki Ijin

BI Jabar Mencatat 34 KUPVA BB Telah Memiliki Ijin
BI Jabar Mencatat 34 KUPVA BB Telah Memiliki Ijin

BANDUNG–Bank Indonesia (BI) Jabar menetapkan batas akhir bagi Kegiatan Usaha

Penukaran uang Asing Bukan Bank (KUPVA-BB) untuk mengajukan perijinan berakhir tanggal 7 April. Setelah itu bagi yang tidak memiliki ijin , wajib untuk menutup usahanya.

Deputy Kepala BI Jabar Ismed Inono mengatakan dari hasil marketing intelegent tercatat sebanyak 227 KUPVA BB belum memiliki ijin.

“Kami mencatat yang sudah berijin sebanyak 34 penyekengrara

, sisanya sedang mengurus ijin , berkonsultasi dan belum ada upaya pengurusan ijin,” tegasnya di kantor BI Jabar, Rabu (05/04).

Menurutnya, keberadaan KUPVA BB harus legal dan selalu berkordinasi dengan BI. Sebab jangan sampai usaha tersebut dijadikan kegiatan kriminal seperti penukaran uang palu atau pencucian uang.

“Sehingga BI menegaskan per 7 April ijin KUPV BB

harus sudah terpenuhi,” tegasnya.

Ia menambahkan jika disuatu daerah tidak ada KUPVA BB atau jumlahnya terbatas, masyarakat dapat menukarkannya ke bank yang termasuk bank devisa. “Saya kira masyarakat bisa menukarkan uang asing di bank saja,” tegasnya. jo

 

Baca Juga :