Dokumentasi spesifikasi program

Dokumentasi spesifikasi program

Dokumentasi spesifikasi program

Dokumentasi spesifikasi program

Dokumentasi spesifikasi program seharusnya sudah ada sebelum program dibuat. Dibuat oleh perancang aplikasi (sering kali dibuat oleh analis sistem). Berdasarkan dokumentasi inilah program dibuat.

Dokumentasi spesifikasi program ini dibuat untuk memberikan panduan tentang logika program yang harus dibuat. Harus ada proses apa saja, bagaimana flow prosesnya. Pemrogram dapat melakukan coding dengan lebih mudah.

Akan tetapi, sering terjadi, dokumentasi spesifikasi program tidak dibuatkan oleh perancang aplikasinya. Perancang aplikasi hanya menjelaskan tentang program, spesifikasi program yang ada adalah spesifikasi secara lisan. Akibatnya adalah seringkali program tidak sesuai dengan yang diinginkan, karena pemrogram bekerja dengan mengandalkan ingatannya, bukan berdasarkan panduan dokumen spesifikasi. (Bahasa guyonnya adalah dokumentasi by lisan).

Ketiadaan dokumentasi bisa menyebabkan komunikasi antara perancang aplikasi dan pemrogram menjadi tidak baik, karena bisa jadi akan ada perselisihan akibat ketidakjelasan akan apa yang dikerjakannya.

Dokumentasi spesifikasi program harus ada, walaupun secara global. Setidaknya ada informasi tentang poin-poin yang harus ada dalam program, kemudian bagaimana urutan prosesnya.

Dokumentasi spesifikasi program menjadi pegangan bersama antara perancang, pemrogram, dan penguji. Untuk memastikan bahwa program yang dibuat sudah sesuai dokumentasi.

Sumber : https://dolanyok.com/seva-mobil-bekas/