FUNGSI  AGAMA  DALAM  KEHIDUPAN

FUNGSI  AGAMA  DALAM  KEHIDUPAN

Secara terperinci agama memiliki peranan yang bisa dilihat dari beberapa aspek. Diantaranya adalah aspek keagamaan (religius), kejiwaan (psikologis), kemasyarakatan (sosiologis), asal usulnya (antropologis) dan moral (ethics).

  • Dari Aspek Keagamaan (Religius) : Agama menyadarkan manusia, tentang siapa penciptanya.
  • Secara Asal usul (Antropologis) : Agama memberitahukan kepada manusia tentang siapa, darimana, dan mau kemana manusia.
  • Dari segi Kemasyatakatan (Sosiologis) : Sarana-sarana keagamaan sebagai lambang-lambang masyarakat yang kesakralannya bersumber pada kekuatan yang dinyatakan berlaku   oleh seluruh anggota masyarakat. Dan fungsinya untuk mempertahankan dan memperkuat rasa solidaritas dan kewajiban sosial.Secara Kejiwaan (Psikologis) : Agama bisa menenteramkan, menenangkan, dan membahagiakan kehidupan jiwa seseorang.
  • Dan secara Moral (Ethics), agama menunjukkan tata nilai dan norma yang baik dan buruk, dan mendorong manusia berperilaku baik (akhlaq mahmudah)
  1. RASA INGIN TAHU MANUSIA (Human Quest for Knowledge)

Manusia lahir tanpa mengetahui sesuatu ketika itu yang diketahuinya hanya ”saya tidak tahu”. Tapi kemudian dengan panca indra, akal, dan jiwanya sedikit demi sedikit pengetahuannya bertambah, dengan coba-coba (trial and error), pengamatan, pemikiran yang logis dan pengalamannya ia menemukan pengetahuan. Namun demikian keterbatasan panca indra dan akal menjadikan sebagian banyak tanda tanya yang muncul dalam benaknya tidak dapat terjawab. Hal ini dapat mengganggu perasaan dan jiwanya, dan semakin mendesak pertanyaan-pertanyaan tersebut semakin gelisah ia apabila tak terjawab. Hal inilah yang disebut dengan rasa ingin tahu manusia. Manusia membutuhkan informasi yang akan menjadi syaratkebahagiaandirinya.

Sumber :

https://menitpertama.id/pet-salon-apk/