Jenis Sepeda Gunung

Jenis Sepeda Gunung

Jenis Sepeda Gunung

Jenis Sepeda Gunung
Jenis Sepeda Gunung

Maraknya isu global warming

Yang banyak di serukan oleh negara di dunia dan LSM yang peduli lingkungan membuat gaya hidup hijau atau green life style mulai di gemari oleh banyak masyarakat di dunia salah satunya adalah bersepeda karena selain ramah lingkungan bersepeda juga dapat menyehatkan tubuh, oleh karena itu marilah kita mengenal beberapa jenis sepeda gunung yang merupakan salah satu jenis sepeda yang paling banyak dipakai oleh masyarakat, berikut beberapa jenis sepeda gunung berikut fungsinya: Mengenal Tipe-Tipe Sepeda Gunung Pada dasarnya terdapat lima jenis sepeda gunung atau MTB: cross country, trail, downhill, freeride dan dirt jump.

Tiap jenis dirancang untuk medan yang berbeda.

Tiap-tiap jenis sepeda memiliki manfaat dan kerugiannya masing-masing. Saat memilih sepeda gunung (MTB), ketahui dimana Anda akan mengendarainya dan jenis rintangan apa yang akan Anda hadapi. 1. Cross country Sepeda ini juga dikenal dengan sebutan XC. Sepeda ini dirancang untuk jalur off-road dengan rintangan minim hingga menengah. Sepeda ini dibagi menjadi dua yakni, hardtail mountain bike yang suspensinya hanya berada di depan dan full-suspension mountain bike (fulsus) yang meiliki dua suspensi, depan dan belakang. Menggunakan hardtail mountain bike, Anda bisa memiliki teknik mengayuh yang baik tanpa perasaan seperti memental. Sepeda ini jauh lebih awet dibanding full-suspension mountain bike dan tak terlalu menuntut perawatan. Pada full-suspension mountain bike, suspensi depan dan belakang terintegrasi pada rangka sepeda. Sepeda ini jauh lebih nyaman dikendarai dibanding hardtail mountain bike.

Di beberapa sepeda, suspensi belakangnya

(dan juga depan) bisa dimatikan atau tidak berfungsi. 2. Trail Sepeda ini pada dasarnya merupakan modifikasi cross country namun menggunakan sistem suspensi yang lebih halus untuk mengatasi rintangan yang lebih sulit dan lebih teknis. Kekurangannya, kayuhan sepeda ini butuh sedikit usaha yang lebih dari pengendaranya akibat meningkatnya suspensi. Tapi saat ini sudah ada teknologi suspensi belakang dan depan yang bisa dimatikan jika tak dibutuhkan. 3. Downhill Sepeda ini dirancang untuk menuruni bukit.

Sepeda ini dibuat seringan mungkin

sehingga cocok untuk balapan turun. Karena sepeda ini dirancang untuk menuruni bukit, hal ini membuat sepeda ini sulit menaiki bukit. 4. Freeride Sepeda ini mirip sepeda downhill namun dirancang agar lebih mudah untuk dikayuh. Sepeda ini merupakan perpaduan cross country dan downhill. Namun, sepeda ini tak akan bekerja sebaik kedua sepeda tersebut jika Anda menginginkan fitur tertentu. 5. Dirt Jump (DJ) Sepeda ini digunakan untuk melompat, dikendarai di jalan dan balap slalom. Beberapa orang menganggap sepeda ini merupakan versi besar BMX yang memiliki suspensi depan. Sepeda ini dirancang agar kuat menahan beban saat melompat.