Karbohidrat (sakarida)

Agustus 2, 2020 by Tidak ada Komentar

  1. Karbohidrat (sakarida)

Karbohidrat berasal dari bahasa latin karbo=karbon dan hidrat= air. Karbohidrat tersusun dari 3 jenis unsure yaitu Karbon, Oksigen dan Hidrogen dengan rumus umum Cn(H2O)n. Melihat rumus empiris tersebut, maka senyawa ini dapat diduga sebagai ”hidrat dari karbon”, sehingga disebut karbohidrat. Rumus empiris seperti itu tidak hanya dimiliki oleh karbohidrat melainkan juga oleh hidrokarbon seperti asam asetat. Oleh karena itu suatu senyawa termasuk karbohidrat tidak hanya ditinjau dari rumus empirisnya saja, tetapi yang paling penting ialah rumus strukturnya. Dari rumus struktur akan terlihat bahwa ada gugus fungsi penting yang terdapat pada molekul karbohidrat yaitu gugus fungsi karbonil (aldehid dan keton).

Gugus-gugus fungsi itulah yang menentukan sifat senyawa tersebut. Berdasarkan gugus yang ada pada molekul karbohidrat, maka senyawa tersebut didefinisikan sebagai polihidroksialdehida dan polihidroksiketon. Istilah sakarida sendiri berasal dari bahasa latin dan mengacu pada rasa manis senyawa karbohidrat sederhana.

Karbohidrat ter bagi dalam 4 kelompok besar, yaitu :

  1. Monosakarida (CnH2nOn)

Monosakarida (dari Bahasa Yunani mono: satu, sacchar: gula) adalah senyawa karbohidrat dalam bentuk gula yang paling sederhana. Monosakarida yang tidak bias dihidrolisis menjadi bagian yang lebih kecil.Monosakarida digolongkan berdasarkan jumlah atom karbon yang dikandungnya (triosa, tetrosa, pentosa, heksosa)

v  Triosa

Triosa adalah monosakarida yang mengandung 3 atom karbon. Contoh : gliseraldehida dan dihidroksiaseton

v  Tertrosa

Tertrosa adalah monosakarida yang mengandung 4 atom karbon. Contoh : Erutrulose

v  Pentosa

Mengandung 5 atom karbon . didalam sel terdapat pada Asam Nukleat  (DNA, RNA) dan beberapa koenzim. Contoh : ribosa, dan deoksiribosa

v  Heksosa

Mengandung 6 atom karbon. Contoh : glukosa, fruktosa, dan galaktosa

  1. Disakarida

Disakarida adalah karbohidrat yang tersusun dari 2 molekul monosakarida, yang dihubungkan oleh ikatan glikosida. Ikatan glikosida terbentuk antara atom C 1 suatu monosakarida dengan atom O dari OH monosakarida lain. Hidrolisis 1 mol disakarida akan menghasilkan 2 mol monosakarida,

  1. Maltosa

     Maltosa adalah suatu disakarida dan merupakan hasil dari hidrolisis parsial tepung (amilum). Maltosa tersusun dari molekul α-D-glukosa dan β-D-glukosa.

Dari struktur maltosa, terlihat bahwa gugus -O- sebagai penghubung antarunit yaitu menghubungkan C 1 dari α-D-glukosa dengan C 4 dari β-D-glukosa. Konfigurasi ikatan glikosida pada maltosa selalu α karena maltosa terhidrolisis oleh α-glukosidase. Satu molekul maltosa terhidrolisis menjadi dua molekul glukosa.

 

Sumber :

https://apartemenjogja.id/android-o-diperkirakan-keluar-21-agustus/