KEAMANAN JARINGAN KOMPUTER

KEAMANAN JARINGAN KOMPUTER

KEAMANAN JARINGAN KOMPUTER

KEAMANAN JARINGAN KOMPUTER
KEAMANAN JARINGAN KOMPUTER

. Probe / scan

Ialah usaha-usaha yang tidak lazim untuk memperoleh akses ke dalam sebuah sistem, atau untuk menemukan innformassi tentang sistem tersebut. Kegiatan probe dalam jumlah besar dinamakan Scan. Ada bermacam-macam tool yang digunakan unyuk keperluan ini, seperti network mapper, port mapperr network scanner, port scanner, atau vulnerability scanner.
Informassi yangd iperoleh, biasanya:
– topologi dari jaringan target
– tipe traffic yang meleewati firewall
– host yang aktif
– sistem operasi pada host
– software yang berjalan pada server beserta versinya.

2. Account Compromise

Penggunaan account sebuah komputer secara ilegal oleh seseorang yang bukan pemilik account, dimana account tersebut tidak mempunyai privilege sebagai administrator sistem.

3. Root Compromise

Mirip account compromise tetapi mempunyai privilege sebagai administrator sistem.

4. Packet Sniffer

Perangkat lunak / keras yang digunakan untuk  memperoleh informasi yang melewati jaringan komputer. Biasanya dengan NIC bermode promiscuous.

5. Denial of Service (DOS)

Membuat sumberdaya jaringan maupun komputer tidak bekerja sehingga tidak mampu memberikan layanan kepada user. Misalkan saja dengan membanjiri sumberdaya komputer, misal CPU, memori, ruang disk, bandwith jaringan. Serangan dapat dilakukan dari satu komputer atau beberapa komputer (Distributed DOS).

6. Eksploiitasi Perintah

Menyalahgunakan perrintah yang bisa dieksekusi.

7. Malicious Codde

Program yang bila dieksekusi akan menyebabkan sesuatu yang tidak diinginkan di dalam sistem. Misal, trojan horse, virus, dan worm.

8. Penetration

Pengubahan data, privilege, atau sumberdaya. Beberapa jenisnya:
– User to Root : user lokal pada sutau host memperoleh hak admin.
– Remote to user : pengakses luar memiliki account lokal di host target.
– Remote to Root : pengakses luar memperoleh account admin di host target.
– Remote to Disk Rend : Pengakses luar bisa membaca file di host target.
– Remote Disk Write : pengakses luar bisa menulis file di host target.

9. Privilege Escalation

user  publik bisa memperoleh akses sebagai user lokal, yang nantinya bisa dilanjutkan  ke hak akses sebagai admin.

Baca Juga ;