Lingkungan Pemukiman

Lingkungan Pemukiman

Keadaan pemukiman “Kampung Baru RT. 007/03 Desa Babakan Tangerang Banten” kondisinya sangat memprihatinkan, dilihat dari bangunan, jalan umum, sarana umum, semuanya tidak memadai. Dari bangunannya sendiri, mereka menggunakan seng sebagai dinding dan atap. Dan posisi bangunanpun sudah miring karena permukaan tanah sudah tidak rata. Jalan umum masih berupa tanah merah, sehingga kalau terjadi hujan tanahnya akan berlumpur. Sarana umum seperti tempat sampah tidak ada, sehingga warga sekitar membuang sampah di pinggir lapangan dan sampah-sampah itu akhirnya menumpuk, sehingga menimbulkan bau tidak sedap. Sarana seperti Musholla, dan jembatan pada saat ini sedang dalam tahap renovasi, karena ada sebagian bangunan yang sudah agak rapuh.

 Kehidupan Masyarakat

Ditengah kehidupan masyarakat modern saat ini, masih banyak kehidupan yang kita lupakan dibalik kokohnya Gedung – Gedung tinggi yang berdiri. Seperti yang kami temui di “Kampung Baru RT 007/03 Babakan Cikokol Tangerang” lingkungan disana sangat berbeda dengan kondisi kehidupan masyarakat Modern saat ini. Diatas lahan pemerintah, mereka mendirikan bangunan sebagai tempat tinggal, meski dengan bahan seadanya.
Menurut Bpk. Anton yang sejak tahun 1989 menempati pemukiman tersebut, asal mula berdirinya pemukiman di daerah ini adalah dikarenakan orang-orang sekitar yang melihat lahan yang berupa rawa itu kurang bermanfaat maka orang-orang tersebut memanfaatkan lahan itu sebagai tempat bercocok tanam, namun lama kelamaan orang-orang tersebut mendirikan bangunan untuk mereka jadikan tempat tinggal. Lalu disusul lagi oleh orang-orang perantau yang berniat mengadu nasib di kota ini. Akhirnya satu persatu bangunan berdiri dan kian lama makin bertambah. Sampai-sampai mayoritas warga kampung ini adalah orang-orang perantauan, ada yang dari Medan, Jawa, Garut, dan sebagainya. Mata pencaharian warga di daerah inipun bermacam-macam, ada yang berdagang, usaha tempe, usaha tahu, usaha oncom, mencari cacing, dan ada juga yang beternak Lele dan Unggas. Namun mayoritas mata pencaharian warga adalah pedagang.
sumber :