Mantap! Pendidikan Anti-Korupsi Dimasukkan di Sekolah

Mantap! Pendidikan Anti-Korupsi Dimasukkan di Sekolah

Mantap! Pendidikan Anti-Korupsi Dimasukkan di Sekolah

Mantap! Pendidikan Anti-Korupsi Dimasukkan di Sekolah
Mantap! Pendidikan Anti-Korupsi Dimasukkan di Sekolah

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) meneken nota kesepahaman

dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait komitmen memerangi praktik korupsi di dunia pendidikan.

“Kami mengharapkan kerja sama ini dapat meningkatkan kemampuan Kemendikbud untuk memenuhi tanggung jawabnya baik kepada Tuhan maupun kepada publik,” ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy di Jakarta, seperti dilansir Antara, Jumat (4/8/2017).

Penandatanganan nota kesepahaman itu dilakukan Mendikbud dan Ketua KPK Agus Rahardjo atas prakarsa KPK yang meliputi pendidikan antikorupsi, pertukaran data atau informasi, sistem pencegahan korupsi, implementasi platform JAGA, serta pelayanan pengaduan masyarakat dan penertiban barang milik negara.

Muhadjir menyebut kesepahaman yang berlaku lima tahun itu untuk meningkatkan koordinas

i berbagai pihak dalam mencegah dan memberantas korupsi, khususnya dalam sektor pendidikan. Kemendikbud telah memasukkan nilai-nilai karakter kuat dengan semangat antikorupsi ke muatan mata pelajaran dalam kurikulum pendidikan.

Menurut Muhadjir, pendidikan antikorupsi dikenalkan kepada peserta didik sedini untuk membentuk karakter integritas yang kokoh. Pendidikan antikorupsi juga menyasar satuan pendidikan agar dapat meningkatkan tata kelola dan menjadi lembaga yang akuntabel.

“Nanti disusun dan dikembangkan modul-modul untuk pendidik

dan tenaga kependidikan agar menjadikan sekolah sebagai tempat menumbuhkan karakter integritas. Sesuai salah satu nilai karakter prioritas dalam penguatan pendidikan karakter, memang harus ada keteladanan,” kata Muhadjir.

Kemdikbud dan KPK juga menguatkan mekanisme laporan harta kekayaan negara (LHKPN), penerapan wilayah bebas dari korupsi (WBK), serta wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM). Ada pula pengendalian gratifikasi yang menjadi salah satu pokok penguatan dalam kerja sama Kemdikbud dengan lembaga antirasuah ini.

“Kami berharap pencegahan korupsi ada di Kemdikbud. Kami hanya memacunya. Kami juga berharap satgas khusus yang melibatkan wakil dari tiap unit-unit utama,” ujar Agus Rahardjo.

 

Sumber :

https://www.okeynotes.com/blogs/212521/21236/pengertian-akhlak