Media Massa

Maret 24, 2020 by Tidak ada Komentar

Media Massa

Media Massa

Media Massa

Media massa terdiri dari media cetak (surat kabar atau majalah) dan media elektronik (radio, televisi, internet, film, kaset, dan CD). Media massa merupakan bentuk komunikasi dan rekreasi yang menjangkau sejumlah besar orang.

Minat anak-anak terhadap siaran televisi yang menayangkan berbagai jenis film, membuat media ini begitu dominan dalam proses sosialisasi karena anak-anak lebih banyak menghabiskan waktunya di depan layar televisi dibandingkan waktu yang digunakan untuk belajar. Penayangan film-film keras dan brutal melalui televisi dapat menimbulkan perilaku yang keras. Selain itu, dapat pula mempengaruhi sikap dan perilaku agresif pada anak-anak. Iklan yang ditayangkan melalui televisi pun mempunyai potensi untuk memicu perubahan pola konsumsi atau gaya hidup masyarakat.

Pesan-pesan yang dipelajari dari setiap pelaku sosialisasi tidak selalu sepadan satu dengan yang lain. Apa yang diajarkan keluarga bisa jadi berbeda dengan apa yang diajarkan oleh kelompok sepermainan atau sekolah. Contoh, seorang anak dilarang keras oleh keluarganya menggunakan obat terlarang sebab bisa membahayakan tubuhnya. Namun, di lingkungan sepermainannya (peer group) anak itu tidak dapat menolak ajakan teman untuk mengkonsumsi obat terlarang.

Jika pesan-pesan yang disampaikan setiap pelaku sosialisasi sepadan, maka proses sosialisasi akan berlangsung lancar. Sebaliknya, jika saling bertentangan, akan dijumpai kecenderungan seseorang mengalami konflik pribadi karena bingung dan terombang-ambing oleh pelaku-pelaku sosialisasi tersebut, seperti memilih mengikuti ajaran keluarganya atau teman sepermainannya.

Baca Juga :