Meganthropus 

April 23, 2020 by Tidak ada Komentar

 Meganthropus

 Meganthropus 
Jenis manusia purba tertua yang ditemukan di Indonesia adalah Megantrhopus palaeojavanicus. Berasal dari kata mega : besar, Paleo : tua dan Java : Jawa, yang berarti manusia besar/raksasa yang diperkirakan manusia pertama yang hidup di Jawa. Megantropus ditemukan di Sangiran, Jawa Tengah pada lapisan pleistosen bawah pada tahun 1941 oleh Von Koeningswald. Manusia purba ini memiliki rahang yang sangat kuat hal tersebut dilihat otot-otot kunyah yang sangat kukuh, dengan tulang pipi yang tebal, tonjolan kening yang menyolok dan tonjolan belakang kepala yang tajam dan besar untuk otot-otot tengkuk yang kuat. Meganthropus tidak memilki dagu namun berperawakan tegap. Makanan dimungkinkan terutama tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan. Hidup secara berkelompok dan berpindah-pindah sesuai dengan sumber makanan, karena masih sangat bergantung pada sumber daya alam. Mahluk ini hidup antara 2 hingga 1 juta tahun yang lalu.

Pithecanthropus

Penemuan fosil manusia purba di Indonesia terdapat pada lapisan pleistosen. Salah satu jenis manusia purba yang ditemukan di Indonesia hampir memiliki kesamaan dengan yang ditemukan di Peking Cina, yaitu jenis Pithecanthropus Erectus.(pithecos = kera; Erectus = berdiri tegak; manusia kera berjalan tegak), artinya manusia kera yang berjalan tegak, yang ditemukan oleh Eugene Dubois pada tahun 1890 di Kedung Brubus, Trinil, Ngawi di tepi sungai Bengawan Solo yang ada pada lapisan pleistosen tengah. Eugene Dubois pertama-tama menemukan sebagian rahang. Kemudian pada tahun berikutnya kira-kira 40 km dari tempat penemuan pertama, ditemukan sebuah geraham dan bagian atas tengkorak.
sumber :