PELUANG (Kaidah Pencacahan) SMA IPS XI

PELUANG (Kaidah Pencacahan) SMA IPS XI

PELUANG (Kaidah Pencacahan) SMA IPS XI

PELUANG (Kaidah Pencacahan) SMA IPS XI
PELUANG (Kaidah Pencacahan) SMA IPS XI

A. Kaidah Pencacahan

Permasalahan untuk menentukan pemecahan masalah yang berkaitan dengan menentukan atau menghitung beberapa banyak cara yang mungkin terjadi dari sebuah percobaan sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari.Misalkan jika sebuah uang logam dilemparkan, maka akan tampak permukaan gambar atau angka.Akan tetapi, permukaan mana yang akan muncul pada pelemparan tersebut tidak dapat dikatakan dengan pasti. Kegiatan melempar uang ini disebut percobaan, maka akan mendapatkan hasil, tetapi kita tidak dapat memastikan hasil yang diperoleh. Meskipun kita tidak dapat memastikan hasil yang diperoleh, kita dapat memperhitungkan banyaknya hasil atau kejadian yang mungkin terjadi. Misalnya, pada pelemparan sebuah uang logam, ada dua kejadian yang dapat terjadi yaitu muncul angka atau muncul gambar. Cara menghitung banyaknya kejadian yang mungkin dari suatu percobaan atau kegiatan disebut prinsip dasar membilang atau kaidah pecacahan.

1.Aturan Perkalian

a.Diagram Pohon

Misalnya Reza mempunyai 3 Celana yang berwarna merah (M ), hitam (H ), dan biru (B ). Reza juga mempunyai 4 baju yang berwarna putih (P ), merah (m ), kuning (K ), dan hijau (h). Permasalahan tersebut dapat dinyatakan dengan diagram pohon sebagai berikut.

dari gambar tersebut, diperoleh 12 pasang variasi dalam menggunakan celana dan baju

b.Pasangan Berurutan

Permasalahan dapat diselesaikan dengan bagan pasangan berurutan sebagai berikut.

c. Tabel Silang

Penyelesaian Permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan table silang berikut
lelawati pasma keru
2.Permutasi
a. Notasi Faktorial
b. Permutasi dari Unsur-unsur yang Berbeda

c. Permutasi dengan Beberapa Unsur yang Sama

d. Permutasi Siklis

3.Kombinasi

Keterangan :
P(A ) = peluang kejadian A
N(A ) = banyaknya anggota kejadian A
N(S ) = banyak anggota ruang sampel

4.Frekuensi Harapan

Keterangan :
P(A ) = peluang kejadian A
n = banyaknya percobaan

(Sumber: https://dosen.co.id/)