PENGAMBILAN KEPUTUSAN OLEH KONSUMEN

PENGAMBILAN KEPUTUSAN OLEH KONSUMEN

PENGAMBILAN KEPUTUSAN OLEH KONSUMEN

PENGAMBILAN KEPUTUSAN OLEH KONSUMEN
PENGAMBILAN KEPUTUSAN OLEH KONSUMEN

MODEL PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Pengambilan keputusan terjadi pada berbagai tahap kegiatan operasi sejak penentuan jenis produk yang akan dibuat, kapasitas produk, jenis fasilitas operasi penggunaan sumber daya operasi, tingkat output, pengadaan material, sampai penetapan distribusi produk.

 

Proses Pengambilan Keputusan

Pengambilan keputusan merupakan suatu proses manajemen yang dimulai dengan perencanaan dan berakhir dengan pengendalian. Berikut tahapan proses pengambilan keputusan :

  1. Identifikasi masalah dan faktor-faktor yang berpengaruh
    Kegiatan ini berupa identifikasi masalah secara jelas dan tepat termasuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi penyebab dan mempengaruhi hasil keputusan.
  2. Tetapkan tujuan dan kriteria keputusan untuk memilih solusi
    Tujuan dari proses pengambilan keputusan dapat bermacam-macam, misalnya penggunaan sumber daya yang minimal, memperluas pangsa pasar, mengalahkan pesaing, bisa dalam jangka panjang atau jangka pendek dsb. Seorang manajer dituntut harus menetapkan tujuan yang menjadi prioritas utama, serta kriteria keberhasilan, dan ukurannya secara obyektif.
  3. Kembangkan model dengan beberapa alternatifnya
    Kembangkan beberapa model yang menggambarkan situasi yang diamati. Model dapat dibuat dalam bentuk fisik, skematik, atau matematik, dan harus memuat unsur-unsur utama yang mencerminkan dengan situasi yang diamati.
  4. Analisis model dan bandingkan
    Melakukan penelitian terhadap model dan beserta alternatifnya. Tahap ini merupakan pengembangan penyelesaian masalah untuk mencari kemungkinan berbagai jenis solusi yang bisa diambil.
  5. Pilih model terbaikPilih solusi yang memenuhi kriteria yang sudah ditetapkan dan realistis untuk diimplementasikan.
  6. Terapkan model terpilih
    Terapkan hasil keputusan dan lakukan penyesuaian seperlunya jika itu diperlukan untuk menjamin keberhasilan yang akan dicapai

Model Untuk Pengambilan Keputusan

Kotler (2005 : 223) menunjukkan bahwa di antara tahap evaluasi alternatif dan keputusan pembelian terdapat minat membeli awal, yang mengukur kecenderungan pelanggan untuk melakukan suatu tindakan tertentu terhadap produk secara keseluruhan. Para ahli telah merumuskan proses pengambilan keputusan model lima tahap, meliputi:

  • Pengenalan masalah

Proses pembelian dimulai saat pembeli mengenali masalah atau kebutuhan, yang dipicu oleh rangsangan internal atau eksternal. Rangsangan internal misalnya dorongan memenuhi rasa lapar, haus yang mencapai ambang batas tertentu. Sedangkan rangsangan eksternal misalnya seseorang melewati toko kue dan melihat roti yang begitu enak sehingga terangsang rasa laparnya.

  • Pencarian informasi

Konsumen yang terangsang kebutuhannya akan terdorong untuk mencari informasi yang lebih banyak. Sumber informasi konsumen yaitu:

  1. Sumber pribadi: keluarga, teman, tetangga dan kenalan.
  2. Sumber komersial: iklan, wiraniaga, agen, kemasan dan penjualan.
  3. Sumber publik: media massa dan organisasi penilai konsumen.
  4. Sumber pengalaman: penanganan, pemeriksaan dan menggunakan produk.
  • ¬†Evaluasi alternatif.

Konsumen memiliki sikap beragam dalam memandang atribut yang relevan dan penting menurut manfaat yang mereka cari. Kumpulan keyakinan atas merek tertentu membentuk citra merek, yang disaring melalui dampak persepsi selektif, distorsi selektif dan ingatan selektif.

Keputusan pembelian.

Dalam tahap evaluasi, para konsumen membentuk preferensi atas merek-merek yang ada di dalam kumpulan pilihan. Faktor sikap orang lain dan situasi yang tidak dapat diantisipasi yang dapat mengubah niat pembelian termasuk faktor-faktor penghambat pembelian. Dalam melaksanakan niat pembelian, konsumen dapat membuat lima sub-keputusan pembelian, yaitu: keputusan merek, keputusan pemasok, keputusan kuantitas, keputusan waktu dan keputusan metode pembayaran.

Baca Juga :