Pengertian Empati Menurut Para Ahli

Pengertian Empati Menurut Para Ahli

Pengertian Empati Menurut Para Ahli

Pengertian Empati Menurut Para Ahli
Pengertian Empati Menurut Para Ahli

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

empati merupakan suatu kondisi mental di mana seseorang bisa merasakan atau mengidentifikasi dirinya dalam kondisi emosional, perasaan, serta pemikiran yang serupa dengan orang lain maupun dengan kelompok lainnya.

Menurut Eileen R. dan Sylvina S

empati merupakan kegiatan berfikir yang dimiliki manusia sebagai makhluk individu terkait dengan rasa yang dihasilkan ketika ia berhubungan dengan orang lain.

Menurut Bullmer

empati merupakan suatu proses pada saat seseorang dapat menangkap arti dari perasaan yang diperoleh dari pemahaman perasaan orang lain untuk kemudian dikomunikasikan dengan kepekaan yang sedemikian rupa hingga menunjukkan bahwa ia benar-benar dapat memahami apa yang dirasakan oleh orang lain tersebut.

Menurut Taylor

empati merupakan suatu usaha untuk mendalami perasaan yang dimiliki oleh orang lain agar ia dapat merasakan serta menangkap arti dari apa yang dirasakan oleh orang lain tersebut.

Alfred Adler

menyatakan bahwa empati itu merupakan sikap menerima apa yang dirasakan oleh orang lain lalu ia menempatkan dirinya pada posisi orang tersebut. Menurut Adler, empathy memiliki arti “to Feel in”, artinya berdiri sejenak pada sepatu orang lain untuk dapat merasakan betapa dalamnya perasaan orang lain tersebut.

Menurut Thomas F. Mader & Diane C. Mader

empati merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang untuk berbagi perasaan yang memiliki landasan berupa kepedulian.

Dari beberapa pengertian di atas, kita bisa mendapatkan pemahaman bahwasannya ketika seseorang telah berempati, maka itu artinya orang tersebut mampu mengetahui pikiran serta mood yang dimiliki orang lain. Mengapa? Karena pikiran, keinginan, serta kepercayaan yang dimiliki oleh seseorang berkaitan erat dengan perasaannya. Dengan rasa empati yang ada dalam dirinya, seseorang bisa memiliki frekuensi perasaan yang sama dengan frekuensi perasaan orang lain. Perasaan empati akan bisa menjadikan seseorang terbiasa dalam memandang segala hal dari sudut pandang yang berbeda. Dengan empati, segala permasalahan yang sedang dihadapi akan lebih cepat terselesaikan, karena perasaan tersebut dapat mendorong seseorang untuk melihat bagaimana menyelesaikan masalah daripada menyerang orang lainnya.

 

Baca Artikel Lainnya: