Pengertian Pembelajaran Akidah Akhlak

Pengertian Pembelajaran Akidah Akhlak

Pembelajaran merupakan aspek kegiatan manusia yang komplek, yang tidak sepenuhnya dapat dijelaskan. Pembelajaran secara simpel dapat diartikan sebagai produk interaksi berkelanjutan antara pengembangan dan pengalaman hidup. Dalam makna yang lebih kompleks pembelajaran hakikatnya adalah usaha sadar dari seorang guru untuk membelajarkan siswanya (mengarahkan interaksi siswa dengan sumber belajar lainnya) dalam rangka mencapai tujuan yang diharapkan.

Dari makna ini jelas terlihat bahwa pembelajaran merupakan interaksi dua arah dari seorang guru dan peserta didik, dimana antara keduanya terjadi komunikasi (Transfer) yang intern dan terarah menuju pada suatu target yang telah ditetapkan sebelumnya. Senada dengan pendapat Dr. Mukhtar, M.Pd, dalam bukunya Desain Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, dijelaskan pembelajaran adalah seperangkat kejadian yang mempengaruhi siswa dalam situasi belajar. Sedangkan Aqidah Ahklak atau budi pekerti merupakan tingkah laku manusia yang disadari oleh kesadaran berbuat baik yang didorong keinginan hati yang selaras dengan perkembangan akal. Dan usaha yang dilakukan secara sadar untuk dapat menyiapkan peserta didik agar beriman terhadap ke-Esa-an Allah SWT. Serta sebagai pokok-pokok atau dasar-dasar keyakinan hidup yang intinya keyakinan kepada Allah SWT yang menciptakan dan mengatur kehidupan ini.

  1. Sistem Pembelajaran Akidah Akhlak

Pendidikan merupakan suatu sistem yang terdiri dari sub-sub sistem yang saling terkait, yang bertujuan untuk menghasilkan out put yang berkualitas. Sub sistem pembelajaran adalah sebagai berikut :

  1. Kurikulum

Istilah kurikulum sebenarnya sudah dikenal sejak tahun 1820. Kata “kurikulum” berasal dari bahasa latin currere yang berarti to ru (menyelenggarakan) atau to run the course (menyelenggarakan suatu pengajaran). Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenahi isi dan bahan pelajaran, serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran. Kurikulum mempunyai peranan sentral karena menjadi arah atau titik pusat dari proses pendidikan. Kurikulum dalam pendidikan Islam dikenal dengan kata “Manhaj” yang berarti jalan yang terang yang dilalui oleh pendidik bersama anak didiknya untuk mengembangkan pengetahuan, ketrampilan dan sikap mereka. Selain itu kurikulum juga dipandang sebagai suatu program pendidikan yang direncanakan dan dilaksanakan untuk mencapai tujuan pendidikan.

baca juga :

https://www.ram.co.id/seva-mobil-bekas/