Pengertian Strategi Pembelajaran Hadist

Pengertian Strategi Pembelajaran Hadist

Strategi berasal dari bahasa Yunani yaitu “Strategos” yang artinya suatu usaha untuk mencapai suatu kemenangan dalam suatu peperangan, awalnya digunakan dalam lingkungan militer namun istilah strategi digunakan dalam berbagai bidang yang memiliki esensi yang relatif sama termasuk diadopsi dalam konteks pembelajaran yang dikenal dalam istilah strategi pembelajaran.[1]

Kemp (1995) menjelaskan bahwa Strategi Pembelajaran adalah suatu kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan guru dan peserta didik agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efesien.[2] Sedangkan pembelajaran hadist adalah pemberian ilmu yang mana semuanya disandarkan kepada Nabi Muhammad saw., baik berupa ucapan, perbuatan, ikrar (pengakuan) maupun sifat.[3]

Jadi strategi pembelajaran hadist adalah suatu kegiatan pembelajaran yang dilakukan oeh guru dan peserta didik yang mana pembelajaran tersebut disandarkan kepada Nabi Muhammad saw., baik berupa ucapan, perbuatan, ikrar (pengakuan) maupun sifat, untuk   mencapai tujuan yang efektif dan efesien.

2.2 Ruang Lingkup Strategi Pembelajaran Hadist

Strategi pembelajaran adalah suatu kegiatan pembelajaran yang dilakukan oeh guru dan peserta didik yang mana pembelajaran tersebut disandarkan kepada Nabi Muhammad saw., baik berupa ucapan, perbuatan, ikrar (pengakuan) maupun sifat, untuk  mencapai tujuan yang efektif dan efesien. Sementara ruang lingkup adalah cakupan atau batasan yang menjadi pembahasan dan objek stategi pembelajaran. Sehingga ruang lingkup strategi belajar mengajar adalah batasan atau cakupan kegiatan yang harus dilakukan oleh guru dan siswa dalam pembelajaran hadist yang disandarkan kepada Nabi Muhammad saw., baik berupa ucapan, perbuatan, ikrar (pengakuan) maupun sifat, untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien.

Berikut ini ruang lingkup strategi pembelajaran hadist antara lain:

 

sumber :
https://bengkelharga.com/seva-mobil-bekas/