Perkembangan sensori

April 22, 2020 by Tidak ada Komentar

Perkembangan sensori

Perkembangan sensori
Pada masa awal dewasa, penurunan fungsi pengelihatan dan pendengaran belum begitu kentara. Akan tetapi, pada masa dewasa tengah perubahan-perubahan dalam pengelihatan dan pendengaran merupakan dua perubahan fisik yang paling menonjol. Pada usia antara 40 dan 59 tahun, daya akomodasi mata mengalami penurunan paling tajam. Karena itu banyak orang pada usia setengah baya mengalami kesulitan dalam melihat obyek-obyek yang dekat (Kline & Schieber, 1985). Sementara itu, pendengaran juga mengalami penurunan pada usia sekitar 40 tahun. penurunan dalam hal pendengaran ini lebih terlihat pada sensitivitas terhadap nada tinggi. Dalam hal penurunan sensitivitas terhadap nada tinggi ini, terdapat perbedaan jenis kelamin, yakni laki-laki biasanya kehilangan sensitivitas terhadap nada tinggi lebih awal dibandingkan perempuan. Perbedaan jenis kelamin ini mungkin lebih disebabkan oleh pengaruh pengalaman laki-laki terhadap suara gaduh dalam pekerjaan sehari-hari, seperti pertambangan, perbengkelan, dan sebagainya.
Selanjutnya pada masa dewasa akhir, perubahan-perubahan sensori fisik melibatkan indera pengelihatan, pendengaran, perasa, pencium, dan peraba. Perubahan dalam indera pengalihatan pada masa dewasa akhir misalnya tampak pada berkurangnya ketajaman pengelihatan dan melambatnya adaptasi terhadap perubahan cahaya. Biji mata menyusut dan lensanya menjadi kurang jernih, sehingga jumlah cahaya yang diperoleh retina berkurang.retina orang tua usia 65 tahun hanya mampu menerima jumlah cahaya serertiga dari jumlah cahaya yang diperolehnya pada usia 20 tahun (Kline & Schieber, 1985).
Begitu juga dengan pendengaran, diperkirakan sekitar 75% dari orang usia 75 – 79 tahun mengalami berbagai jenis permasalahan pendengaran, dan sekitar 15% dari populasi di atas usia 65 tahun mengalami ketulian, yang biasanya disebabkan oleh kemunduran selaput telinga. Sementara itu, penurunan juga terlihat dalam kepekaan terhadap rasa dan bau. Dalam hal ini, kepekaan terhadap rasa pahit dan masam bertahan lebih lama disbandingkan rasa manis dan asin (Santrock, 1995).
c. Perkembangan otak
Mulai masa dewasa awal, sel-sel otak juga berangsur-angsur berkurang. Tetapi, perkembangbiakan koneksi neural (neural connection), khususnya bagi orang-orang yang tetap aktif, membantu mengganti sel-sel yang hilang. Hal ini membantu menjelaskan pendapat umum bahwa orang dewasa yang tetap aktif, baik secara fisik, seksual, maupun secara mental, menyimpan lebih banyak kapasitas mereka untuk melakukan aktifitas-aktifitas demikian pada tahun-tahun selanjutnya.
Pada usia tua, sejumlah neuron, unit-unit sel dasar dari system saraf menghilang. Menurut hasil sejumlah penelitian, kehilangan neuron itu diperkirakan mencapai 50% selama tahun-tahun masa dewasa. Tetapi penelitian lain memperkirakan bahwa kehilangan itu lebih sedikit. Bagaimana pun juga, menurut Santrock (1995), diperkirakan bahwa 5 hingga 10% dari neuron kita berhenti tumbuh sampai kita mencapai usia 70 tahun. Setelah itu, hilangnya neuron akan semakin cepat.

sumber

Zombie Sniper : Evil Hunter 1.8 Apk + Mod