Perluas Gerak, FORTEI Resmi Ajukan Status Badan Hukum

Perluas Gerak, FORTEI Resmi Ajukan Status Badan Hukum

Perluas Gerak, FORTEI Resmi Ajukan Status Badan Hukum

Perluas Gerak, FORTEI Resmi Ajukan Status Badan Hukum
Perluas Gerak, FORTEI Resmi Ajukan Status Badan Hukum

Selama 14 tahun lamanya berdiri, Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia

(FORTEI) masih memiliki keterbatasan ruang gerak. Bertujuan memperluas fleksibilitas perannya, para pengurus FORTEI sepakat ajukan akta berbadan hukum yang ditandatangani secara resmi di Ruang C-216 Departemen Teknik Elektro Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Rabu (29/5).

Sebagai sebuah wadah Program Studi (Prodi) Teknik Elektro se-Indonesia, FORTEI sebenarnya memiliki potensi dan peran yang penting dalam bagiannya membangun Indonesia. Sebagai perkumpulan para ahli yang spesifik dalam bidang elektro, FORTEI berpotensi menduduki posisi penting dalam perbaikan elektro Indonesia. Sebab, apabila para ahli bersinergi dalam sebuah permasalahan, maka hasil maksimal serta optimal akan diperoleh dengan lebih mudah.

Mengenai upaya perluasan peran FORTEI ini, Ketua FORTEI Sarjiya ST MT PhD

, menjelaskan bahwa sebagai perkumpulan berskala nasional, FORTEI harus memiliki peran yang setara. “Namun pada kenyataannya, selama ini FORTEI masih mengalami kendala dalam geraknya,” ungkapnya.

Sebab utama kendala ini, menurut Sarjiya, adalah tidak adanya status

badan hukum yang dimiliki FORTEI, sehingga ruang yang tersedia juga sangat terbatas. “Dengan berbadan hukum, harapannya FORTEI ini dapat dengan mudah bekerjasama dengan berbagai pihak dan tidak ada lagi kendala legalitas,” tuturnya.

 

Baca Juga :