Return Saham dan Risiko Saham

Return Saham dan Risiko Saham

Return Saham dan Risiko Saham

  1. Return Saham

Return merupakan imbalan atas keberanian investor menanggung risiko atas investasi yang dilakukan. Return mempunyai dua komponen yaitu yield dan capital gain (loss). Yield merupakan persentase penerimaan kas periodik terhadap harga investasi periode tertentu dari suatu investasi, sedangkan capital gain (loss) adalah keuntungan atau kerugian karena kenaikan harga surat berharga. Return saham dibagai menjadi dua, yaitu Return Realisasian Saham Individual dan Return Ekspektasian Saham Individual.

Perhitungan kinerja saham dapat dilihat dari return yang diberikan dan risiko yang terdapat di dalamnya. Return dibagi menjadi dua, yaitu return realisasian dan return ekspektasian. Returnrealisasian adalah return rata-rata yang diterima oleh investor berdasarkan data histori, sedangkan return ekspektasian adalah returnyang diharapkan oleh investor dimasa yang akan datang.

  1. Risiko Saham

Risiko sering dihubungkan dengan penyimpangan atau deviasi dari outcome (hasil) yang diterima dengan yang diekspektasi. Menurut Van Horne dan Wachwics  mendefinisikan risiko sebagai variabilitas returnterhadap return yang diaharapkan. Berdasarkan dari beberapa pendapatan yang telah dipaparkan sebelumnya dapat ditarik kesimpulan bahwa risiko merupakan adanya kemungkinan perbedaan antara tingkat return yang diharapkan dengan return return yang diterima. Jenis – jenis risiko dibagi menjadi dua, yaitu :

  1. Risiko Sistematis

Risiko sistematis atau risiko yang tidak dapat dihindarkan (undiversifiable) merupakan bagian dari total risiko yang muncul disebabkan oleh perubahan yang terjadi secara sistematis, dimana perubahan tersebut mempunyai pengaruh yang sama terhadap semua surat berharga.

  1. Risiko Tidak Sistematis

Risiko tidak sistematis atau risiko yang dapat dihindarkan (diversifiable) merupakan bagian dari total risiko yang besarnya berbeda-beda antara satu surat berharga dengan surat berharga lainnya dan risiko ini muncul dari perubahan yang tidak sistematis yang perubahannya berpengaruh tidak sama terhadap perusahaan satu dengan yang lain.


Baca Juga :