Sebagai Panduan, Tenaga Pendidik Perlu Pahami Kurikulum 2013

Sebagai Panduan, Tenaga Pendidik Perlu Pahami Kurikulum 2013

Sebagai Panduan, Tenaga Pendidik Perlu Pahami Kurikulum 2013

 

Sebagai Panduan, Tenaga Pendidik Perlu Pahami Kurikulum 2013

BANDUNG, DISDIK JABAR

Kurikulum merupakan pedoman dan rambu-rambu sekolah dalam menerapkan pembelajaran kepada peserta didik. Hal ini disampaikan oleh Kepala Kantor Cabang  Dinas Pendidikan Jawa Barat Wilayah VII (Kota Bandung dan Cimahi), Hasan R Husen saat membuka Workshop Pemahaman Kurikulum 2013 dan Persiapan Akreditasi SMA Kartika XIX-3, Jalan Riau, Kota Bandung, pada Kamis, 5 April 2018.

Kepala KCD Wilayah VII Disdik Jabar

Hasan R Husen, mengatakan, kurikulum diibaratkan sebagai rambu-rambu untuk mendapatkan tujuan yang akan dicapai. Sehingga setiap pendidik harus memiliki pemahaman menganai kurikulum ini. Apalagi kurikulum mempengaruhi seluruh aspek pendidikan di sekolah.

“Kurikulum ini adalah guideline, sebagai rambu-rambu. Dari sana kita berangkat dan dari sana juga kita mengetahui tujuan kita. Maka, jika tidak paham, kita akan salah jalan, ” ujar Kepala KCD Wilayah VII Disdik Jabar, Hasan R Husen.

Kurikulum selalu berubah disesuaikan dengan perkembangan dan tuntutan zaman

Kini kurikulum yang digunakan adalah kurikulum 2013. Hasan R Husen menjelaskan, tujuan adanya kurikulum 2013 ini salah satunya untuk mempersiapkan Indonesia Emas 2045.

Pada tahun tersebut

Indonesia mencapai usia emas yaitu seratus tahun atau tepat satu abad, dan mendapatkan bonus demografis. Di mana jumlah usia produktif terbanyak. Sehingga kita tidak ingin adanya kontraproduktif, harus lebih produktif, ” jelas Kepala KCD Wilayah VII Disdik Jabar, Hasan R Husen.

Pendidikan merupakan faktor utama sebagai pendukung Indonesia untuk mencapai tujuan tersebut

Oleh karena itu muncul kurikulum 2013 yang di-setting sedemikian rupa demi mendukung Indonesia produktif 2045.

Lebih lanjut

Kepala KCD Wilayah VII Disdik Jabar ini memberikan pesan untuk guru dalam menghadapi kurikulum 2013 untuk tidak perlu khawatir menerapkan kurikulum 2013 di sekolah. Hal ini karena ini merupakan salah satu usaha pendidik dalam meningkatkan pendidikan yang lebih baik lagi.

“Tidak perlu khawatir, yang penting kuasai konten pembelajaran dan kuasai metedologi pembelajaran. Metode untuk menyampaikan pembelajaran tersebut kepada peserta didik, ” tutup Kepala KCD Wilayah VII Disdik Jabar, Hasan R Husen.

 

Artikel Terkait: