Sejarah Munculnya Pendidikan Karakter

Sejarah Munculnya Pendidikan Karakter

Pendidikan Karakter dipakai secara khusus dalam konteks pendidikan, dan baru muncul pada akhir abd ke-18, dan untuk pertam kalinya dicetuskan oleh pedadog Jerman F.W Foerster. Terminologi ini mengacu pada sebuah pendekatan idealis-spiritualis dalam pendidikan yang juga dikenal dengan teori Pendidikan Normatif. Yang menjadi prioritas ialah nilai – nilai teransenden yang dipercaya sebagai motor penggerak sejarah, baik individu maupun bagi sebuah perubahan sosial.

Namun sebenarnya Pendidikan Karakter telah lama menjadi bagian inti sejarah pandidikan itu sendiri.

Lahirnya Pendidikan Karakter bisa dikatakan sebagai sebuah usaha untuk menghidupkan kembali pedagogi ideal-spiritual yang sempat hilang oleh Positivme yang dipelopori oleh filsuf Perancis Auguste Comte. Foerster menolak gagasan yangmeredusir pengalaman manusia pada sekedar bentuk murni hidup alamiah.

2.4 Nilai-nilai Dalam Pendidikan karakter

Ada 18 butir nilai-nilai pendidikan karakter yaitu , Religius, Jujur,Toleransi, Disiplin, Kerja Keras, Kreatif, Mandiri, Demokratis, Rasa Ingin Tahu,Semangat Kebangsaan,Cinta tanah air,Menghargai prestasi,Bersahabat/komunikatif,Cinta Damai,Gemar membaca, Pedulilingkungan, Peduli social, Tanggung jawab.

sumber :
http://linux.blog.gunadarma.ac.id/2020/06/06/7-jenis-kinemaster-pro/