Strategi Dakwah

Strategi Dakwah

Menurut Al-Bayanuni, strategi dakwah adalah ketentuan-ketentuan dakwah dan rencana-rencana yang dirumuskan untuk kegiatan dakwah. Sedangakan menurut Moh. Ali Aziz, strategi dakwah adalah perencanaan yang berisi rangkaian kegiatan yang didesain untuk mencapai tujuan dakwah tertentu.[12]

  1. Strategi merupakan rencana tindakan ( rangkaian kegiatan dakwah ) termasuk penggunaan metode dan pemanfaatan berbagai sumber daya atau kekuataan. Dengan demikian, strategi merupakan proses penyusunan rencana kerja, belum sampai pada tindakan.
  2. Strategi disusun untuk mencapai tujuan tertentu. Artinya, arah dari semua keputusan penyusunan strategi adalah pencapaian tujuan.
  • Strategi dakwah dibagi menjadi tiga bentuk yaitu :
  1. Strategi Sentimental ( al-manhaj al-athifi )

adalah dakwah yang memfokuskan aspek hati dan menggerakan perasaan dan batin mitra dakwah. Memberi mitra dakwah nasihat yang mengesankan, memanggil dengan kelembutan atau memberikan pelayanan yang memuaskan merupakan beberapa metode yang dikembangkan dari strategi ini.[13]

  1. Strategi Rasional ( al-manhaj al-aqli )

Strategi rasional (al-manhaj al-aqli) adalah dakwah dengan beberapa metode yang memfokuskan pada aspek akal pikiran. Al-qur’an mendorong penggunaan srategi rasional dengan beberapa terminology antara lain: tafakur,tadzakkur, nazhar, taammul, I’tibahr, tadabbur, dan istibshar.tafakur adalah mengunakan pemikiran untuk mencapaiannya dan memikirkannya, tadzakur merupakan menghadirkan ilmu yang harus dipelihara setelah dilupakan nazhar ialah mengarahkan hati untuk berkosentrasi pada objek yang sedang diperhatikan, taamul berarti mengulang-ngulang pemikiran hingga menemukan kebenaran dalam hatinya, I’tibar bermakna perpindahan dari pengetahuan yang sedang dipikirkan menuju pengetahuan lain, tadabbur, adalah suatu usaha memikirkan akibat-akibat setiap masalah, istibshar, ialah mengungkap sesuatu atau menyingkapnya, serta memperlihatkannya kepada pandangan hati.

  1. Strategi Indriawi ( al-manhaj al-hiss )

Strategi indriawi (almanhaj al-hissi) juga dapat dinamakan dengan strategi eksprimen atau strategi ilmiah. Ia didefinisikan sebagai sistem dakwah atau kumpulan metode dakwah yang berorientasi pada pancaindra dan berpegang teguh pada hasil penelitaian dan percobaan.

baca juga :