Strategi Embedded Konkuren

 Strategi Embedded Konkuren

Strategi embedded dicirikan sebagai metode campuran yang menerapkan satu-tahap pengumpulan data kuantitatif dan kualitatif dalam satu waktu, seperti terlihat pada Gambar 4.9b. Perbedaan dengan strategi lain, adalah bahwa strategi embedded memiliki metode primer yang memandu proyek dan database sekunder yang memainkan peran pendukung dalam posedur-prosedur penelitian. Metode sekunder yang kurang diprioritaskan (kuantitatif atau kualitatif) dilekatkan (embedded) atau disarangkan (nested) ke dalam metode yang lebih dominan (kualitatif atau kuantitatif. Pelekatan (embedded) ini dapat berarti bahwa metode sekunder menjabarkan rumusan masalah yang berbeda dari metode primer. Pencampuran dua data terjadi ketika peneliti mengkomparasikan satu sumber data dengan sumber data yang lain, biasanya pencampuran ini banyak muncul dalam bagian pembahasan penelitian. Strategi ini dapat digunakan agar peneliti dapat memperoleh pesrspektif-perspektif yang lebih luas karena tidak hanya menggunakan metode yang dominan saja, melainkan juga menggunakan dua metode yang berbeda.[13]

  1. Strategi Transformatif Konkuren

Strategi transformatif konkuren diterapkan dengan mengumpulkan data kuantitatif dan kualitatif secara serempak serta didasarkan pada persepektif teoretis tertentu, seperti terlihat pada Gambar 4.9c. Perspektif ini dapat berorientasi pada ideologi-ideologi seperti teori kritis, advokasi, penelitian partisipatoris, atau pada kerangka konseptual tertentu. Perspektif ini biasanya direfleksikan  dalam tujuan penelitian atau rumusan masalah, Perspektif ini pula, bahkan yang akan, menjadi kekuatan utama dalam mendefinisikan masalah, mengidentifikasikan rancangan dan sumber sumber data, menganalisis, menginterpretasi, dan melaporkan hasil penelitian. Selain itu, strategi transformatif juga dapat diterapkan dalam konteks strategi-strategi konkuren lain, seperti triangulasi dan embedded. Penerapan ini dimaksudkan untuk memfasilitasi perspektif teoretis yang dibawanya.[14]

Proses pencampuran (mixing) dalam strategi ini terjadi ketika peneliti meleburkan, menghubungkan, atau melekatkan dua data yang berbeda. Strategi transformatif konkuren ini saling berbagi fitur dengan strategi embedded dan triangulasi, maka ketiga strategi ini pun juga saling berbagi kelemahan dan kelebihan masing-masing. Nilai lebih strategi ini ialah karena strategi ini telah menempatkan penelitian metode campuran dalam kerangka transformatif, yang membuatnya tampak menarik bagi para peneliti yang menggunakan perspektif transformatif untuk memandu penelitiannya.

sumber :
https://situsiphone.com/seva-mobil-bekas/