Strategi Pemilihan Pasar

Strategi Pemilihan Pasar

Strategi Pemilihan Pasar

Strategi Pemilihan Pasar
Strategi Pemilihan Pasar

Market Targeting

Proses mengidentifikasi dan menganalisis pasar yang akan dilayani disebut strategi menentukan segmen pasar yang akan dijadikan sasaran. Dalam bahasa asing strategi menentukan segmen pasar yang akan dibidik perusahaan itu disebut market targeting.

Untuk memastikan segmen – segmen pasar yang mempunyai potensi untuk dilayani secara menguntungkan, perusahaan yang bersangkutan perlu melakukan riset pasar terlebih dahulu. Dengan  menggunakan kriteria tertentu untuk dipilih. Adapun kriteria yang dipergunakan sebagai bahan masukan analisis kelayakan :

  1. Jumlah potensi permintaan tiap segmen pasar dan tingkat pertumbuhannya (the prospective demand of each segent and its growth
  2. Tingkat persaingan pasar
  3. Perbandingan manfaat dan biaya
  4. Kekuatan dan kelemahan perusahaan
  5. Tujuan usaha jangka menengah
  6. Kemampuan menghimpun dana tambahan
  7. Analisis daya tarik segmen pasar

Alternatif Strategi Pemilihan

  • Mengerahkan seluruh sarana usaha untuk memasuki segmen pasar terbesar (single segment concentration)
  • Melayani beberapa segmen pasar tertentu (selective specialization)
  • Memusatkan diri pada beberapa segmen pasar yang menguntungkan (market specialization)
  • Melayani seluruh segmen pasar yang ada (full market coverage)

Salah satu contoh segmentasi pasar pada suatu perusahaan yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia :

Pola Segmentasi Pasar Pada PT. Mustika Ratu Tbk

Pembagian segmen pasar dilakukan berdasarkan perbedaan empat macam kriteria berikut :

 

Segmentasi Pasar Secara Geografis

Secara geografis pasar dapat dibedakan menjadi beberapa segmen yaitu segmen pasar internasional, nasional, lokal, dalam dan luar kota. Pada segmen pasar perusahaan Mustika Ratu Tbk ini memusatkan pemasaran hasil produksinya ke beberapa daerah geografis, terutama berpusat pada kota – kota besar seperti Jakarta. Karena dengan berpusat pada kota – kota besar ini hasil penjualan produk yang diperoleh dari konsumen di kota – kota besar cukup banyak untuk menutup biaya operasional dan memperoleh keuntungan. PT Mustika Ratu Tbk hanya membatasi daerah operasi bisnisnya pada kota – kota dan lokasi tertentu saja. Berawal dari usaha rumah tangga, kini PT Mustika Ratu Tbk telah tumbuh menjadi perusahaan consumer products yang besar. Produk – produk Mustika Ratu kini menempati posisi puncak di pasar domestik dan diterima baik di pasar luar negeri, seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Asia Timur, Eropa Timur, Timur Tengah dan beberapa negara Afrika. Segmen pasar pada PT Mustika Ratu Tbk mencakup Nasional seluruh Indonesia dan kini seiring berkembangnnya perusahaan Mustika Ratu sudah mulai bergerak memasuki ke arah segmen pasar internasional seperti Asia.

 

Segmentasi Pasar Secara Demografis

Konsumen dapat dibedakan berdasarkan ras, suku, gender, agama, latar belakang pendidikan, pekerjaan, jabatan, dan jumlah anggota keluarga. Faktor demografis sangat besar pengaruhnya terhadap tingkat dan jenis kebutuhan akan kebutuhan barang dan jasa.

Pemasaran pada PT Mustika Ratu Tbk berkonsentrasi pada kecantikan alami yang berasal dari warisan leluhur dengan selalu memanfaatkan sumber daya alam tumbuh – tumbuhan alami di Indonesia. Di dalam segmen pasar secara demografis sering terjadi perbedaan cita rasa, selera, dan gaya hidup yang di akibatkan adanya perbedaan gender yang terjadi sudah sangat lama antara konsumen kosmetika wanita dan segmen pasar pria.

Segmentasi Pasar Secara Psikhografis

Faktor psikhografis adalah penggolongan sosial, gaya hidup, dan  pola konsumsi. Ketiga faktor tersebut mempengaruhi kebutuhan, pola konsumsi, dan keinginan seseorang untuk memiliki barang dan jasa.

Kebanyakan konsumen dalam PT Mustika Ratu Tbk adalah golongan menegah ke atas yang selalu mengutamakan gaya hidup terutama pada kecantikan dan kesehatan kulit dan tubuh. Tanpa membeda – bedakan ras, suku, agama, jabatan, dan lain sebgainya Mustika Ratu selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada konsumen demi menjaga eksistensi dan kualitas produk.

Konsumen golongan atas seperti ini biasanya memiliki penghasilan yang besar sesuai dengan latar belakang pendidikan dan pekerjaannya.

Sumber : https://pendidikan.id/main/forum/diskusi-pendidikan/mata-pelajaran/11143-campuran-homogen-heterogen-dan-macamnya