Unsur Ekspresi Musik

Table of Contents

Unsur Ekspresi Musik

     Unsur ekspresi musik adalah sebagai berikut.

  1. Tempo

    Tempo adalah kecepatan lagu karya musik menurut pulsa tertentu. Tempo menentukan ekspresi lagu. TAnda tempo ditulis pada awal lagu dan awal bagian lagu yang berubah temponya (jika ada). Alat untuk mengukur tempo disebut metronom. Ada dua jenis tempo yaitu tempo tetap dan  tempo bergerak. Tempo bergerak berubah mengikuti ekpsresi lagu. Tandanya ditulis pada bagian lagu atau karya musik yang dimaksud. Ada tiga tempo bergerak, yaitu sebagai berikut.

  1. Accelerando (accel.)  : tempo semakin cepat.
  2. Ritardando (rit.)         : tempo semakin lambat
  3. Fermata                      : durasi non atau diam diperpanjang karena pulsa ditahan sejenak, sesuai kehendak konduktor.
  1. Dinamik

    Dinamik adalah keras lirihnya lagu menurut ukuran intensitas tertentu. Dinamika menentukan ekspresi lagu, tandanya ditulis di atas bagian lagu yang dimaksud.
    Berikut jenis tanda tingkat dinamik.

  1. Pianissimo (pp) : sangat lirih
  2. Piano (p)           : lirih
  3. Mezzo piano (mp) : agak lirih
  4. Mezzo forte (mf)  : agak keras
  5. Forte (f)                : keras
  6. Fortissimo (ff)      : sangat keras

       Dinamik bergerak adalah dinamik yang berubah mengikuti ekpresi lagu. Tandanya sebagai berikut.

  1. Kresendo (<)  : suara makin keras.
  2. Deskresendo  : suara makin lirih.
  3. Calando         : berkurang volume suara dan kecepatan.
  4. Subito p atau f : tiba-tiba lirih atau keras.

       Simbol musik dapat juga dilihat dari aspek nonmusiknya, misalnya pada instrumen musik terdapat bentuk, bahan, pembuat instrumen, warna, dan ornamen-ornamen yang tampak pada instrumen tersebut.

Memainkan Alat Musik Tradisional

       Permainan musik merupakan aktivitas atau kegiatan musik yang dilakukan manusia. Dalam prosesnya, permainan musik dapat dilakukan secara perorangan/tunggal atau kelompok. Permainan musik dapat menggunakan media yang dapat dijadikan sebagai instrumen perkusif sederhana yang ada di sekitar Anda, seperti botol dan sendok, bel, tepukan tangan, serta entakan kaki. Dapat juga menggunakan instrumen musik.

Instrumen musik sangat bervariasi dalam bentuk ataupun warna suara. Klasifikasi alat musik menurut Curt Suchs dan Hornbostel sebagai berikut.

  1.  Idiophone : Badan alat musik itu sendiri yang menghasilkan bunyi. Contoh : triangle, cabaza, dan marakas.
  2. Aerophone : Udara atau satuan udara yang berada dalam alat musik itu sebagai penyebab bunyi. Contoh :recorder, seruling, dan saksofon.
  3. Membranophone : Kulit atau selaput tipis yang ditegangkan sebagai penyebab bunyi. Contoh : gendang, conga, dan drum.
  4. Chordophone : Senar (dawai) yang ditegangkan sebagai penyebab bunyi. Contoh : biola, gitar, dan mandolin.
  5. Electrophone : Alat musik yang ragam bunyi atau bunyinya dibantu atau disebabkan adanya daya listrik. Contoh : keyboard, portasound, dan gitar elektrik. Untuk dapat mempelajari musik dengan baik kita membutuhkan notasi musik atau sistem nada.

      Kita tahu Indonesia memiliki beragam alat musik tradisional yang memilik

Sumber :

https://finbarroreilly.com/