Yuk Hang Out di LAPAS

Agustus 4, 2020 by Tidak ada Komentar

Yuk Hang Out di LAPASYuk Hang Out di LAPAS

Hang Out kok di LAPAS. Enggak salah. LAPAS itu kan tempatnya…

Yap, LAPAS memang tempatnya orang-orang yang sedang menjalani hukuman akibat kasus hukum yang menimpanya.

Kalau begitu ngapain mengajak hang out di sana. Apa menariknya? Oh, jangan salah. LAPAS yang akan saya ceritakan ini sangat menarik. Karena ada cafe cantik di dalamnya. Tak percaya? Simak ulasan saya berikut ini.

Beberapa waktu yang lalu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang mengadakan jelajah budaya. Salah satu tempat yang dikunjungi adalah eks LAPAS Anak Wanita Tangerang yang kini bernama LP kelas IIA Tangerang.

Lembaga Pemasyarakatan ini menjadi salah satu tujuan jelajah, sebab di dalamnya terdapat benda cagar budaya berusia ratusan tahun. Yakni monumen lonceng yang sudah ada sejak tahun 1877.

Selain itu di sini juga terdapat museum. Moeseoem Pemasjarakatan namanya. Saat memasuki area LP, pandangan saya tertuju pada sebuah tempat di sudut kanan pintu masuk yang bernuansa kuning.

Salah satu sudut Kafe di LP

Saya penasaran, tempat apa itu? Begitu mendekat ternyata semacam kafe. Namanya Tanggo Bistro. Sebuah tempat kongkow-kongkow yang sangat menarik. Dengan warna-warna cerah yang menghiasi ornamen kafe.

Menu yang disuguhkan juga kekinian. Ada spaghetti dan kopi serta masih banyak lagi. Sementara yang membuat dan menyuguhkan menu pesanan kita adalah para napi.

Halaman depan kafe LP

Weh, apa tidak seram? Mereka kan….yah, mereka ada yang pembunuh bayaran. Oleh karenanya ada di sana. Lalu…ya tak masalah. Sebab mereka sedang dibina sebagai persiapan ketika keluar nanti dan terjun ke masyarakat.

Sebagai seorang mantan napi tentu cap itu akan melekat terus. Sehingga secara sosial, masyarakat menganggap mereka masih berbahaya untuk diterima bekerja.

Agar mereka punya bekal berwirausaha, selama di LP mereka diberdayakan sesuai minat. Ada yang berkebun, bekerja di kafe tadi itu dan selanjutnya akan ada salon dan laundry terang petugas LP.

Bagaimana? Menarik bukan kegiatan di dalam LP tersebut? Jadi kafe yang saya ceritakan tadi itu memang ada di sudut halaman LP.

 

Pos-pos Terbaru