Zaman Logam 

April 23, 2020 by Tidak ada Komentar

Table of Contents

Zaman Logam

Zaman Logam 
Adanya zaman logam yang menggantikan zaman batu sebenarnya hanyalah untuk menyatakan bahwa pada saat itu logam mulai dikenal dan dipergunakan orang untuk bahan membuat alat-alat keperluan hidupnya. Pada umumnya para ahli mengatakan zaman logam Indonesia adalah zaman perunggu karena disamping alat-alat dari besi yang ditemukan jumlahnya terlalu sedikit, alat-alat dari besi juga tak begitu banyak bedanya dengan alat-alat dari peunggu. Hasil kebudayaan zaman perunggu terdiri atas kapak corong, nekara, barang-barang perhiasan, bejana perunggu, dan arca-arca perunggu.
1. Kapak corong
Kapak corong adalah kapak perunggu yang bagian atasnya berlubang berbentuk corong yang dipergunakan untuk memasukkan tangkai kayu. Banyak digunakan didaerah Sulawesi tengah, Sulawesi selatan, Jawa, Bali, Sumatra Selatan, pulau Selayar, dan Papua. Kapak corong yang digunakan untuk tanda kebesaran atau alat upacara dinamakan candrasa. Daerah penemuan candrasa adalah di Yogyakarta dan Pulau Roti NTT. Kapak corong banyak dibuat dengan teknik a cire perdue.
2. Nekara dan Moko
Nekara adalah gendering besar yang dibuat dari perunggu. Nekara banyak ditemukan didaerah Sumatra, Jawa, Bali, Sumbawa, Roti, kepulauan Kei. Nekara dan Moko mempunyai bentuk yang hampir sama dengan genderang tetapi ada sedikit penyempitan di bagian pingangnya. Biasa digunakan sebagai alat dari upacara. Perbedaan nekara dan moko terletak pada ukurannya, nekara mempunyai ukuran besar sedangkan moko mempunyai ukuran yang lebih kecil (mempunyai bentuk mirip nekara). Berdasarkan penyelidikannya nekara dipergunakan sebagai alat upacara keagamaan. Hiasan pada nekara dapat memberikan petunjuk adanya kegiatan keagamaan dan kebudayaan masyarakat yang berkembang pada saat itu.
3. Candrasa
Candrasa dipercaya biasa di gunakan sebagai alat upacara. Candrasa merupakan sejenis kapak yang sangat halus dalam pembuatannya, Buatannya yang sangat halus ini menandakan sudah tingginya kemampuan yang dimiliki oleh masyarakat pembuatnya.
4. Bejana Perunggu Bejana perunggu mempunyai bentuk seperti sebuah gitar Spanyol tetapi tidak mempunyai tangkai. Bejana perunggu mempunyai pola hiasan anyaman yang mirip dengan huruf J . Di wilayah Indonesia bejana perunggu ditemukan di pulau Madura dan pulau Sumatra.

5. Arca perunggu

Arca-arca perunggu yang ditemukan banyak yang menggambarkan manusia dan ada pula yang menggambarkan binatang. arca perunggu ditemukan daerah Bangkinang (Riau), Palembang(sumatra selatan), Bogor (limbangan), serta di Lumajang (provinsi Jawa Timur)
sumber :